Den Pasar Manglila Cita

  • Dibaca: 920 Pengunjung

Den Pasar Manglila Cita
(Denpasar Bersenang Hati)
Teatrikal Inagurasi Denpasar Festival 2018:
 
Den Pasar Manglila Cita adalah sebuah pementasan teater multimedia yang merefleksikan semangat positif dan optimisme masyarakat Kota Denpasar dalam mengarungi kehidupan urban yang kompleks. Aktualisasi Denpasar sebagai domain yang kreatif dan tentunya ruang “bermain” tak lepas dari kenyataan konsep ludens, bahwa elemen bermain dan berkreativitas adalah bagian penting dari konstruksi kebudayaan dan tatanan kemasyarakatan. Dalam kesejarahan Bali, dan nampak jelas dalam rekam jejak kebudayaannya, permainan tradisional dan tentunya bermain adalah sebuah seni tersendiri yang mempunyai nilai-nilai moral yang penting dalam pembentukan karakater seseorang dari masa kanak-kanak sampai dewasa.
 
Sebagai sebuah aktivitas, bermain adalah ruang pembelajaran yang tak hanya menempa fisik seseorang, namun juga memupuk mentalitas untuk berkompetisi secara sportif, bekerjasama mencapai tujuan, merangsang kreativitas, memberi rasa keindahan dan terpenting, menghadirkan rasa senang atau manah liang. Permainan tradisional memberi ruang bagi anak-anak untuk menyelami kebudayaannya melalui play instinct yang kemudian tumbuh menjadi kreativitas. Dari selembar kain, sekelompok anak mampu berimajinasi dan bermain sebagai barong, dan bilamana saatnya tiba ngelawang memakai barong kedingkling pun mudah.
 
Permainan tradisional Bali yang begitu marak sesungguhnya merepresentasi keharmonisan budaya Bali dalam segala aspek. Permainan air mejukungan, juru pencar dan godogan mencerminkan spirit air sebagai pemberi kehidupan dan kesuburan. Permainan darat seperti goak maling taluh, ogoh-ogoh, barong kedingkling, tajog dan lain-lain mengajarkan gairah gotong-royong, aksi kolektif dan harmoni dalam kehidupan. Di lain pihak, permainan di angkasa seperti layang-layang (pecuk, janggan dan bebean) dan pindekan merangsang daya imajinasi dan kreativitas. Bayangkan mosaik warna layangan bebean (ikan) yang terbang meliuk-liuk berlatar birunya angkasa adalah sebagaimana ikan warnawarni dalam biru dan teduhnya lautan. Den Pasar Manglila Cita merangkum aspek-aspek ini, merangkai hikayat Kota Denpasar sebagai taman yang indah di utara pasar, sekaligus merajut cerita bagaimana taman itu penuh puspawarna kreativitas yang menyenangkan hati.
  • Dibaca: 920 Pengunjung